Menghormati

Posted on Maret 31, 2012

0


Kafir: Pak Duladi, apakah ada kesamaan antara respon muslim dengan
respon orang Quraish Jahiliyah ketika agamanya dihina?

Duladi: Sangat sama. Orang Quraish Jahiliyah mulai menganiaya orang-
orang muslim yg lemah di kota Mekkah sebagai hukuman/pelajaran
kepada muslim karena telah berani menghina agama mereka. Kenapa
orang Quraish bertindak demikian? Karena di alam bawah sadar mereka
tahu sesembahan mereka tak bisa berbuat apa-apa, sehingga harus
mereka para pemujanya yg turun tangan.
Sama seperti yg muslim lakukan. Di alam bawah sadarnya muslim tahu
alloh tidak bisa berbuat apa-apa, sehingga harus mereka para pemujanya
yg turun tangan.
Tetapi orang yg di alam bawah sadarnya tahu bahwa Tuhan yg
disembahnya itu NYATA dan MAHAKUASA, sanggup bertindak nyata
adikodrati bukan cuma bualan-bualan nabiNya saja, maka dia akan
merendahkan diri dan bersujud kepada Tuhannya.
Berbeda dengan orang yg tahu tuhannya gak bisa apa-apa, sehingga dia
tanpa malu-malu bertindak selaku “PENJAGA BERHALANYA”. Dia tak
menyangka kalo ribuan pasang mata menilainya. Orang-orang di luarnya
menyaksikan bahwa dia lebih hebat dari apa yg dia sembah. Tetapi para
penyembah TUHAN ASLI, tentu tahu bahwa TUHAN lebih hebat dari dirinya,
jadi dia tak perlu berakting seolah-olah dirinya menolong Tuhan.

Kafir: Pak Duladi, benar yg anda katakan itu. Muslim berpikir bahwa
kemampuan alloh hanya sebatas keamampuan tangan-tangan muslim.
Alloh tak bisa melakukan yg lebih dari yg mereka perbuat. Sanggup
tidaknya alloh meng-azab disesuaikan dengan sanggup atau tidaknya
muslim bertindak keji. Tetapi TUHAN yg kami sembah adalah Transendent
dan Immanent. Kekuatan-Nya melebihi kekuatan kami, jadi kami tak
berani sombong di hadapan-Nya, seolah kami lebih hebat dari Tuhan
sehingga kami layak memberi pertolongan pada-NYA.

Duladi: Saya benar-benar takjub dengan jawaban-jawaban kafir. Memang
kafir lebih bijaksana dan derajat pengetahuannya tentang rohani jauh di
atas muslim. Itulah kenapa saya sangat menghormati kalian, para kafir.
:

:

Posted in: Uncategorized